Minggu, 05 Februari 2012

Manfaat Ketela Pohon


Ketela pohon atau singkong, dalam bahasa Inggris bernama cassava, adalah pohon tahunan tropika dan subtropika dari keluarga Euphorbiaceae. Umbinya dikenal sebagai makanan pokok penghasil karbohidrat dan daunnya sebagai sayuran. Di Indonesia sendiri ketela pohon menjadi makanan bahan pangan pokok setelah beras dan jagung. Manfaat daun ketela pohon sebagai bahan sayuran memiliki protein cukup tinggi dan Umbi singkong merupakan sumber energi yang kaya karbohidrat namun sangat miskin protein. Kayunya bisa digunakan sebagai pagar kebun atau di desa-desa sering digunakan sebagai kayu bakar untuk memasak. Dengan perkembangan teknologi ketela pohon dijadikan bahan dasar pada industri makanan dan bahan baku industri pakan. Selain itu digunakan pula pada industri obat-obatan.
Ketela pohon sangat berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit diantaranya yaitu Reumatik, Demam, Sakit kepala, Diare, Cacingan, Mata kabur; Nafsu makan, Luka bernanah, Luka baru kena panas.

Cara pengolahannya :
1. Reumatik
Cara pertama : 5 lembar daun ubi kayu, 1/4 sendok kapur sirih. kedua bahan tersebut ditumbuk halus digunakan sebagai bedak/bobok pada bagian yang sakit.
Cara kedua : 1 potong batang ubi kayu direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 4 gelas, kemudian disaring untuk diambil airnya kemudian  diminum 2 kali sehari, pagi dan sore. Produk Herba yang siap saji adalah : Teh Asiatica, Herba Tuju Angin, Omega3 Softgel

2. Demam
Cara pertama : 1 potong batang daun ubi kayu direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya kemudian diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.
Cara kedua : 3 lembar daun ubi kayu ditumbuk halus dipergunakan sebagai kompres.
Produk Herba yang siap saji adalah : Teh Herba, Mengkudu, Malac

3. Sakit Kepala
Caranya : 3 lembar daun ubi kayu ditumbuk halus kemudian dipergunakan sebagai kompres.

4. Diare
Caranya : 7 lembar daun ubi kayu direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga
tinggal 2 gelas, kemudian disaring untuk diambil airnya kemudian diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

Produk Herba yang siap saji adalah : Minyak Herba Jawi 99 diminum, Spirulina

5. Mengusir cacing perut
Caranya : kulit batang ubi kayu secukupnya direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring untuk diambil airnya dan diminum menjelang tidur malam.

6. Mata sering kabur
Caranya : daun ubi kayu secukupnya direbus, diberi bumbu garam dan bawang putih
secukupnya kemudian dimakan bersama nasi setiap hari.

7. Menambah nafsu makan
Caranya : daun ubi kayu secukupnya direbus, diberi bumbu garam dan bawang putih
secukupnya kemudian dimakan bersama nasi dan sambal tomat.

8. Luka bernanah
Caranya : 1 potong buah ubi kayu diparut kemudian dibobokan pada bagian tubuh yang luka

9. Luka baru kena barang panas
1.  1 potong buah ubi kayu diparut dan diperas untuk diambil airnya, dan dibiarkan beberapa saat sampai tepungmengendap kemudian tepung dioleskan pada bagian tubuh yang luka.
2.  Atau oleskan Minyak Herba Jawi 99 sesering mungkin

Kandungan gizi daun ketela pohon
1.    Memiliki kadar protein cukup tinggi, sumber energi yang setara dengan karbohidrat, 4 kalori setiap gram protein.
2.    Zat aktif yang dikandungnya dapat digunakan untuk bahan obat-obatan
3.    Sumber Vitamin A, setiap 100 gram, mempunyai kandungan vitamin A mencapai 3.300 RE, kesehatan mata anda akan lebih baik.
4.    Kandungan serat yang tinggi, dapat membantu buang air besar menjadi lebih teratur dan lancar dan mencegah kanker usus dan penyakit jantung.
5.    Kandungan vit c per 100 gram daun singkong mencapai 275 mg, anda bisa terbebas dari sariawan dan kekebalan tubuh anda bisa lebih terjaga dengan asupan vitamin C.
»»  Baca Selengkapnya...

Jumat, 03 Februari 2012

TANDA-TANDA TERKENA SIHIR


Pengertian Sihir

Syeikh al-Azhar membuat penta'rifan bahawa sihir ialah amalan perbuatan yang dilakukan dengan cara mendekatkan diri kepada syaitan dan meminta tolong kepadanya. Asal pengertian kalimah sihir itu ialah memalingkan sesuatu dari hakikatnya kepada yang selainnya. Maka orang yang kena sihir melihat kebatilan sebagai kebenaran dan membayangkan sesuatu tidak menurut yang sebenarnya.Manakala dalam kamus Muhit disebut : "Sihir ialah mengeluarkan sesuatu dalam bentuk penampilannya yang terbaik sehingga sesuatu itu mempersona dan mengkagumkan bagi orang memandangnya."

Pengertian Sihir Dari Segi Syariah

Pendapat Ibn Qudamah al-Maqdisi berkata : Sihir ialah ikatan,jampi dan perkataan yang diucapakan atau ditulis atau dibuat sesuatau yang mendatangkan kesan dan akibat terhadap tubuh orang yang disihir atau terhadap hati dan akal tanpa menyentuhnya secara langsung.
Maka dengan taarif ini dapatlah disimpul bahawa sihir adalah hasil kesepakatan antara penyihir dan syaitan.Biasanya syaitan akan berjanji kepada tukang sihir bahawa penyihir mesti melakukan sebahagian perbuatan yang diharamkan atau hal-hal yang mengandungi unsur syirik sebagai imbalan bantuan dan ketaatan syaitan terhadapnya untuk menyampaikan apa yang berkaitan dengan perkara yang dingininya

1.     Sakit kepala dan dada selepas waktu asyar keatas.
2.     Badan terasa berat dan malas.
3.     Sukar mendapat jodoh.
4.     Badan terasa gatal-gatal
5.     Sakit/takut ketika ziarah orang meninggal.
6.     Sukar tidur malam.
7.     Sakit pinggang tanpa sebab.
8.     Sakit dada bila waktu asyar keatas.
9.     Mimpi melihat binatang seperti ular dan binatang berbisa.
10.  Bermimpi bayi/kanak-kanak atau menyusukan bayi.
11.  Bermimpi jatuh dari tempat tinggi.
12.  Bermimpi di tempat yang kotor.
13.  Sakit anggota badan tertentu seperti kaki,tangan selepas waktu asyar.
14.  Ada terasa benda bergerak dibawah kulit.
15.  Bayi kerap menangis.
16.  Bunyi guli jatuh diatas syiling.
17.  Suami isteri kerap bertengkar walau perkara kecil.
18.  Sayang terlalu berlebihan pada orang yang baru dikenali.
19.  Malas beribadah.
20.  Panas badan.
21.  Sikap berubah secara mendadak.
22.  Gelisah dan panas ditengkuk bila dengar Al-quran.
23.  Suka melakukan tabiat buruk.
24.  Kerap sendawa bila mendengar Al-quran.
25.  Kerap keguguran.
26.  Gagal melakukan hubungan kelamin.
27.  Mengantuk bila dengar Al-quran.
28.  Bermimpi seram yang menakutkan.
29.  Darah haid turun lebih 15 hari.
30.  Batuk yang berpanjangan tanpa sebab medis.
31.  Selalu tindihen (*Bhs Jawa)  ketika tidur.
32.  Kuat Nafsu amarahnya.
33.  Terlalu rasa rendah diri dan tidak berkeyakinan.
34.  Nafsu seksual yang berlebihan.
35.  Selalu melihat sesuatu kelibat dirumah.
36.  Terasa diri selalu diperhatikan/diikuti.
37.  Mandul.
38.  Kerap mendengar sesuatu bisikan.
39.  Melihat jin secara terus.
40.  Sakit mental atau gila.
41.  Sakit tulang belakang tanpa sebab.
42.  Sakit kepala tidak menentu tanpa sebab medis.
43.  Kembung (Sebah : Bhs Jawa) pada bagian perut tanpa sebab medis.
44.  Sakit dibagian tulang rusuk kiri/kanan dan ulu hati.
45.  Sakit dibagian tulang punggung tanpa sebab.
46.  Timbul rasa takut tanpa sebab.
47.  Sering pingsan tanpa sebab.
48.  Kerap mendengar bisikan/hasutan untuk melakukan perkara-perkara syirik.
49.  Ragu-ragu tentang keimanan (ingin murtad).
50.  Terdengar suara yang datang menyergah ketika tidur.
51.  Terasa sesuatu menyengat kaki ketika tidur.
52.  Kerap terdapat tanda lebam pada anggota badan.
 
Jika anda mengalami lebih dari 3 simptom seperti yang terurai diatas,maka anda sedang terkena gangguan Jin..Segeralah hubungi Teraphys Thibbun Nabawy untuk Terapi Ruqyah ataupun Berbekam.
»»  Baca Selengkapnya...

Rukun Penyembuhan


Rukun penyembuhan ada 4, yaitu:
1.     Tawakkal dan Keyakinan, tanpa ragu-ragu
2.     Amalan yang terus menerus (istiqomah)
3.     Berlaku tanda penyembuhan (direction of cure – DOC)
4.     Dosis yang mencukupi

Keyakinan
Keyakinan merupakan pintu penyembuhan yang perlu dibuka terlebih dahulu. Keyakinan akan membangkitkan tenaga dalam yang amat penting untuk membantu mengembalikan sistem imunitas tubuh. Menggunakan herba dalam keadaan tidak yakin akan menjadi usaha yang sia-sia.
Simpul kedua yang harus dibuka adalah mengarahkan rasa cemas dan takut hanya kepada Allah. Selanjutnya simpul ketiga adalah mengembangkan sikap sabar atas ujian yang diberikan Allah swt.

Amal yang Berterusan
Amalan yang berterusan artinya istiqomah dan sabar dalam menunggu herba melakukan perbaikan ke seluruh tubuh (total healing). Apabila kita menyadari bahwa sumber penyakit datang dari makanan sehari-hari yang mengandung racun, maka sudah seharusnya menggunakan herba secara rutin pula sehari-hari. Penyakit timbul setelah sekian lama gangguan organ tubuh terjadi. Begitu juga obat, perlu waktu untuk menjalankan proses pemulihan sel-sel yang rusak.

Munculnya Krisis Kesembuhan / DOC
Krisis kesembuhan adalah tanda-tanda yang menunjukkan herba sedang bekerja yang dikenal dengan Direction od Cure (DOC). Di antara tanda-tanda DOC adalah sebagai berikut :
a.     Bertambah keluar penyakit. Sering dijumpai seseorang menggunakan herba tampak semakin banyak penyakit keluar seperti pada perempuan yang keputihan, jerawat, dan lain-lain.
b.    Berpindah penyakit dari bagian tertentu ke bagian yang lain. Misalnya pada penderita asma setelah menggunakan herba menunjukkan gatal-gatal di kulit.
c.     Terasa sakit di bagian pinggang dan telapak kaki. Sistem syaraf mempengaruhi keadaan ini, di mana rasa sakit seolah-olah berpindah ke bawah terutama di sekitar pinggang atau langsung ke telapak kaki. Telapak kaki berhubungan dengan refleksi bagi perawatan seluruh tubuh.
d.    Mengulangi sejarah sakit. Pengulangan gejala yang tidak disadari telah terjadi di suatu masa dahulu.

Dosis yang Mencukupi
Penggunaan herba yang tepat adalah yang disesuaikan dengan berat badan orang yang bersangkutan. Dalam hal ini perbandingannya adalah 10 kg : 1 gr. Artinya setiap 10 kg berat badan, obat yang harus dikonsumsi adalah 1 gram setiap harinya. Hal ini termasuk semua herba yang disinergikan.

Jangan Lupa Bersedekah
Karena bersedekah ternyata memiliki kekuatan ajaib untuk menyembuhkan berbagai penyakit, dan sesuai Sabda Rosulullah S.A.W ” Obatilah orang yang sakit diantara kalian dengan sedekah” ( H.R. Baihaqi) .

Selamat Mencoba & Semoga Lekas Sembuh
»»  Baca Selengkapnya...

Kamis, 02 Februari 2012

PILIH TUSUK APA SAYAT? PILIH PISAU APA JARUM?

BEKAM ANTARA SAYATAN DAN TUSUKAN, MENURUT SYAR'I

Beberapa teman yang sedang menekuni Pengobatan Islam pernah bertanya : “ Apakah membekam dengan alat modern blood lancet ( tusukan ) tak sesuai dengan sunnah?” Bagaimana penjelasan syar’inya?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut perlu disebutkan terlebih dahulu beberapa teks hadits yang berhubungan dengan bekam, diantaranya :
Pertama : Diriwayatkan dari Ibnu Abbas dari Nabi Shallallahu A’laihi Wassallam bersabda :
الشِّفَاءُ فِي ثَلَاثَةٍ فِي شَرْطَةِ مِحْجَمٍ أَوْ شَرْبَةِ عَسَلٍ أَوْ كَيَّةٍ بِنَارٍ وَأَنَا أَنْهَى أُمَّتِي عَنْ الْكَيِّ
“Terapi pengobatan itu ada tiga cara, yaitu; sayatan bekam, minum madu dan kayy (menempelkan besi panas pada daerah yang terluka), sedangkan aku melarang umatku berobat dengan kayy.” (HR. Bukhari, no : 5680 ).
Kedua : Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah, ia berkata, “Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu A’laihi Wassallam bersabda :
إِنْ كَانَ فِي شَيْءٍ مِنْ أَدْوِيَتِكُمْ أَوْ يَكُونُ فِي شَيْءٍ مِنْ أَدْوِيَتِكُمْ خَيْرٌ فَفِي شَرْطَةِ مِحْجَمٍ أَوْ شَرْبَةِ عَسَلٍ أَوْ لَذْعَةٍ بِنَار وَمَا أُحِبُّ أَنْ أَكْتَوِيَ
“Apabila ada kebaikan dalam pengobatan yang kalian lakukan, maka kebaikan itu ada pada sayatan bekam, minum madu, dan sengatan api panas (terapi dengan menempelkan besi panas di daerah yang luka) dan saya tidak menyukai kayy.” (HR. Bukhari, no : 5704 dan Muslim, no : 2205).
Dua hadits di atas dan hadits-hadits yang lain, semuanya menyebutkan dengan kata syarthotu ( sayatan ), dan tak ditemukan kata “ tusukan “ atau “suntikan” satupun dalam hadits-hadits di atas.
Makna Syarthoh
Kata Syartoh berasal dari rangkaian tiga huruf : syin, ra’ dan tho’, yang mempunyai arti tanda atau sesuatu yang terjadi pertama kali. Surthoh dipakai untuk menyebut polisi, karena polisi menggunakan tanda-tanda khusus ( seragam ) ketika mereka bertugas. ( Ibnu al Mandhur, Lisan Al Arab, 7/329-331). Syarith dipakai untuk menyebut pita-pita kaset, karena di dalamnya ada tanda-tanda tertentu sehingga bisa mengeluarkan suara jika dihidupkan. Asyrath As Saa’ah, dipakai untuk menyebut tanda-tanda hari kiamat atau bisa diartikan kejadian-kejadian yang mengawali datangnya hari kiamat.
Dari keterangan di atas, maka bisa kita katakan bahwa Syarthotu Hijamah dalam hadits di atas bisa diartikan sayatan bekam, karena sayatan merupakan tanda dari adanya praktek bekam pada tempat sayatan tadi, atau bisa dikatakan bahwa sayatan tadi merupakan awal kerja sebelum dimulainya proses pembekaman.
Al Mula Ali Al Qari’ di dalam buku Mirqah al Mafatih ( 13/258 ) menyebutkan bahwa Asy Syartah adalah memukul tempat yang dibekam agar keluar darinya darah, maksudnya di sini adalah asy-syaq (membelah/menyayat).
Mihjam ( alat ) atau Mahjam ( tempat ) ?
Bekam dalam bahasa Arabnya adalah al Hijamah yang berasal dari kata Al Hajmu artinya menyedot. Dikatakan : Hajama ash-Shobiyu tsadya ummihi, artinya bayi itu menyedot susu ibunya.
Tetapi para ulama berbeda pendapat di dalam mengeja bunyi hadits di atas, apakah dibaca Mihjam ( dengan kasrah ) yang berarti alat bekam atau Mahjam ( dengan fathah ) yang berarti tempat yang dibekam.
Berkata Al Hafidz Al Munawi : Maksud dari kata “Syarthotu Mahjam“ adalah mengeluarkan darah dengan bekam. Adapun “asy syartah “ adalah menyayat tempat yang dibekam untuk mengeluarkan darah. Adapun kata “Mahjam“ (dengan fathah) adalah tempat yang dibekam. Disebut secara khusus “ bekam “, karena kebanyakan pengobatan yang disertai pengeluaran darah dari tubuh, rata-rata menggunakan metode bekam. ( Al Munawi, At Taisir bi syarh al Jami’ ash shoghir, Riyadh, Maktabah Imam Syafi’I, 1988 : 1/ 756 ) Di dalam buku Faidhul Qadir ( 3/41 ), beliau menyebutkan bahwa al Mihjam ( dengan kasrah ) adalah botol yang dipakai oleh orang yang membekam yang di dalamnya akan terkumpul darah. Adapun al Mahjam (dengan fathah) adalah tempat sakit yang ingin dibekam, dan inilah yang dimaksud dalam hadits di atas.
Sedangkan Al Hafidz Ibnu Hajar Al Atsqalani di dalam Fathu al Bari ( 10/141 ) mengatakan bahwa yang benar adalah “ Mihjam“ dengan mengkasrahkan huruf mim, yang berarti alat. Hal ini dikuatkan oleh Imam Suyuti di dalam buku ad-Dibaj ‘ala Muslim ( 5/220 ) yang menyebutkan bahwa Syarthotu Mihjam adalah besi yang dipakai untuk menyayat bagian yang dibekam agar darah bisa keluar. Hal sama juga disebutkan oleh Imam Nawawi dalam bukunya al Minhaj Syarh Shahih Muslim, Dar Ihya At Turats : 14 /197
Kesimpulannya bahwa Mihjam adalah alat untuk membekam, sebagian ulama mengatakan bahwa maksudnya adalah botol tempat untuk menyedot dan menampung darah, tapi ada juga yang mengatakan bahwa maksudnya adalah pisau untuk menyayat tempat yang dibekam.
Kenapa menggunakan sayatan ?
Sayatan di dalam bekam dimaksudkan agar darah yang kotor ( blood letting) bisa dikeluarkan. Rasulullah Shallallahu A’laihi Wassallam dalam hadits-haditsnya menyebutnya kata sayatan, dan itu merupakan metode membekam yang waktu itu paling populer di masyarakat dan ternyata juga, metode yang paling baik dan ideal secara umum.
Metode sayatan dalam bekam mempunyai beberapa keunggulan dibanding metode yang lain, antara lain
1. Lebih sesuai dengan sunnah Rasulullah Shallallahu A’laihi Wassallam, karena beliau mengajarinya demikian.
2. Luka sayatan menimbulkan luka yang pinggirnya tajam tapi merata, di samping itu luka di dalamnya lebih sempit atau kecil dibanding dengan luka yang di permukaan. Luka jenis ini lebih mudah disembuhkan dan akan bisa segera kembali normal.
3. Luka sayatan hanya mengenai pembuluh darah kecil, sehingga darah yang keluar adalah darah kapiler. Oleh karenanya dianjurkan untuk menyayat ringan saja dengan kedalaman kira-kira 0,1 mm, yaitu sayatan yang tidak mencapai pembuluh darah arteri maupun vena.
Di sisi lain, jika membekam dengan menggunakan metode tusukan benda tajam, kadang akan menimbulkan beberapa efek, diantaranya :
1.) Jika menggunakan jarum rendah mutunya (mudah bengkok/patah) lebih rentan ketika digunakan untuk menusuk daerah yang mau dibekam, jika jarum terlalu kecil dan patah, tentunya sulit untuk diambil.
2.) Luka tusukan pada kulit menyebabkan lubang pada permukaan kulit, lubang tersebut lebih kecil ukurannya dibanding dengan lubang yang di dalam kulit.
3.) Luka tusuk juga bisa menyebabkan luka yang lebih dalam pada organ-organ atau pada pembuluh darah. ( lihat buku Sembuh Dengan Satu Titik, hlm : 112 )
Bolehkah Menggunakan Selain Sayatan ?
Sebagaimana disebut di atas, bahwa hadits Rasulullah Shallallahu A’laihi Wassallam di atas menunjukan cara membekam dengan menggunakan metode yang paling baik dan ideal secara umum.
Tetapi metode itu, bukanlah satu-satunya yang harus digunakan. Karena pernyataan Rasulullah Shallallahu A’laihi Wassallam tersebut bersifat anjuran, bukan kewajiban, atau kita katakan bahwa metode sayatan di dalam membekam adalah metode yang popular di masyarakat pada waktu itu, sehingga masih membuka peluang bagi metode-metode lain.
Oleh karenanya, dibolehkan juga bagi para pembekam untuk menggunakan metode lain yang sesuai dengan keadaan pasien itu sendiri, karena tak semua pasien dapat diterapkan kepadanya bekam dengan sayatan. Ada bagian-bagian tertentu yang memang tidak memungkinkan untuk disayat, dan justru harus menggunakan lanset atau ditusuk. Atau bisa juga, sebagian pasien merasa ketakutan dan trauma dengan alat-alat sayat seperti pisau bedah dan sejenisnya, sehingga mau tak mau metode dengan lanset lah yang dipilih.
Bahkan pada keadaan tertentu, metode bekam dengan sayatan tak dianjurkan, umpamanya pada anak-anak penderita dehidrasi, atau kekurangan cairan. ( Syihab Badri, Bekam Sunnah Nabi, hlm : 77 ) Metode bekam tanpa sayatan ini juga bisa dilakukan untuk menghilangkan rasa nyeri, melenturkan otot-otot pada punggung dan badan bagian belakang, serta bisa juga untuk membuang angin.
Kesimpulannya, bahwa bekam dengan metode sayatan memang disunnahkan dan banyak memberikan manfaat yang positif, tapi ada juga bekam dengan metode lain yang bermanfaat bagi penyakit tertentu. Semuanya insya Allah dibolehkan dan dianjurkan selama tujuannya adalah meringankan beban pasien. Wallahu A’lam
Oleh: Dr. Ahmad Zain An-Najah, MA
»»  Baca Selengkapnya...

Rabu, 01 Februari 2012

Workshop Singkat Hidup Sehat dengan Herbal

Teknologi olah pangan yang berkembang saat ini, telah memungkinkan aneka produk makanan minuman, obat-obatan bahkan kosmetika tercampur dengan bahan pokok, bahan tambahan, bahan pembantu, proses pengolahan, hingga proses pengemasan yang melibatkan unsur-unsur yang tidak halal, dan sulit dikenali secara kasat mata. Akibatnya sangat boleh jadi aktifitas konsumsi kita diwarnai dari HARAM ke HARAM. Belum lagi hingga detik ini Indonesia masih 100% mengimpor gelatin.
    Padahal, sekitar 50% produksi gelatin di dunia menggunakan kulit BABI. Sedangkan gelatin merupakan bahan baku pembuatan kapsul, pelapis vitamin, dan tablet. Juga bahan baku makanan seperti permen, krim, caramel, selai, yoghurt, susu olahan, dan sosis. Dan yang lebih mencengangkan masih ada ratusan produk lain yang diambil dari BABI, seperti penyedap, kuas, tas, sepatu, jaket, macam-macam sikat, kerupuk kulit, dan vaksin.
                                     (Sumber : Suara Hidayatullah Edisi Khusus 2009)

Mari segera kita berbenah diri, bentengi diri dari segala zat-zat yang berbahaya bagi kesehatan tubuh kita, baik itu yang membahayakan kita di dunia yaitu yang mengancam kesehatan secara fisik, maupun yang membahayakan kita di akhirat yang mengancam kita diadzab oleh Allah SWT. Temukan jawabannya di Workshop Singkat Herba Qonaah Center. Untu itu kami dengan bangga mengundang Bpk/Ibu/Saudara dan seluruh umat muslim untuk bersama-sama menghadiri Workshop Singkat Hidup Sehat dengan Herbal secara Alamiah, Ilmiah dan Ilahiyah pada :

Hari, Tanggal,  Waktu,  : menyusul 
Tempat  : Jombang
Acara    :    Pelatihan Ath Thibbun Nabawy & Peluang Bisnis

Kehadiran Bpk/Ibu/Sdr insya Allah akan berkontribusi terhadap kejayaan Farmasi Islam dan Kedokteran Islam. Menyongsong Bangkitnya Ekonomi Umat Islam Indonesia.

Untuk brosur atau undangan Klik disini....

atau hubungi  H.M. Idris 085 257 141 958, 085 785 164 457
                        Sadji Abdullah 081 332 716 147


»»  Baca Selengkapnya...

Salah Paham terhadap HPA

Banyak orang salah faham terhadap HPA. Dianggapnya, HPA adalah Multi Level Marketing (MLM) biasa seperti MLM-MLM lain. Tidak sama!

HPA mengajak kaum muslimin untuk peduli dengan produk sesama Muslim. HPA mengajak umat Islam merebut kembali pasar sebagaimana Abdurrahman bin Auf merebut pasar Madinah.

HPA mengajak kaum muslimin memperhatikan kehalalan makanannya. Motto HPA: "Produk Halal Tanggung Jawab Bersama". Sejak tahun 2000, Tn H. Ismail mengingatkan bahwa tidak ada vaksin yang halal. Alhamdulillah, baru akhir-akhir ini pemerintah mengadakan vaksin halal untuk meningitis.

Harus diakui, HPA yang pertama memasyarakatkan BEKAM, dan at-Thibbun Nabawy. Demikian juga pengobatan Sunnah Nabi yang lain, Madu, Habbatussauda, Zaitun. Rasulullah SAW bersabda : “Kesembuhan itu ada 3 hal, yaitu dalam pisau hijamah, meminumkan madu dan pengobatan dengan besi panas, dan aku melarang ummatku melakukan pengobatan dengan besi panas.” (Shahih Bukhari)

Marketing plan HPA adil dan tidak menzhalimi. Sehingga produk-produknya berkualitas namun masih memiliki harga yang wajar. HPA tidak membentuk leader yang bersantai-santai setelah mendapatkan penghasilan besar. Terbukti top-leaders HPA adalah pejuang-pejuang tangguh yang terus berda'wah tanpa mengenal lelah.

Tidak percaya..........? Silahkan ikuti acara-acara kami....
»»  Baca Selengkapnya...

Pendapat Saya tentang Vaksin


Kita diminta bersikap adil, betul? Kitapun juga diminta tidak ghuluw (berlebihan/ekstrem). Kita adalah umat pertengahan (wasatha). Kitapun diminta untuk terbuka pikiran. Mari kita berdiskusi dengan pikiran terbuka.

Islam bersifat tsawabit (tidak berubah) dalam hal aqidah, namun juga bersifat mutaghayirat (menyesuaikan diri), mu'ashirah (terkini) dalam hal-hal muamalah, teknologi dll. Salah memahami hal ini justru bisa membahayakan Islam itu sendiri. Salah mendudukan yg tsawabit menjadi mutaghayirat, sangat berbahaya, demikian juga sebaliknya.

Maka, saya tidak setuju dengan kalimat ".... Apabila vaksinasi/imunisasi yang ada sekarang ini baik, pasti pada zaman Rasulullah sudah ada beliau pun pasti menganjurkannya, karena sangat mudah bagi Allah mengadakan sesuatu yang tidak ada menjadi ada untuk makhluk terbaik-Nya (Rasulullah SAW)...". Pemahaman ini bisa menjadikan ummat Jumud dan terbelakang.

Ummat Islam adalah ummat yang sangat kreatif dalam membangun peradaban. Menganggap kesehatan hanya yang dicontohkan oleh Rasulullah secara tekstual, dan menyalahkan aplikasi kesehatan yang lain, adalah tidak sesuai dengan Islam itu sendiri. Maksud Rasulullah menganjurkan habbatussauda, zaitun, madu, secara kontekstual berarti juga menganjurkan semua jenis herba yang organik sebagai obat.

Ada hal yang menarik, Syaikh Utsaimin berpendapat bahwa umat Islam dahulu sangat menonjol dalam bidang kedokteran dan farmasi. Namun kemudian umat Islam ketinggalan dibandingkan Barat. Syaikh Muhammad Rasyid Ridha memandang bahwa diantara sebab utama ketertinggalan tersebut adalah karena umat Islam meninggalkan alkohol dalam farmasinya, disebabkan dianggap haram.

Syaikh Utsaimin menukil perkataan Syaikh Muhammad Rasyid Ridho dari fatawa beliau hal 1631 di mana ia berkata, “Kesimpulannya bahwasanya alkohol adalah zat yang suci dan mensucikan dan merupakan zat yang sangat urgen dalam farmasi dan pengobatan dalam kedokteran serta pabrik-pabrik, dan alkohol masuk dalam obat-obat yang sangat banyak sekali. Pengharaman penggunaan alkohol bagi kaum muslimin menghalangi mereka untuk bisa menjadi pakar dalam banyak bidang ilmu dan proyek, dan hal ini merupakan sebab terbesar keunggulan orang-orang kafir atas kaum muslimin dalam bidang kimia, farmasi, kedokteran pengobatan, dan industri. Pengharaman penggunaan alkohol bisa jadi merupakan sebab terbesar meninggalnya orang-orang yang sakit dan yang terluka atau menyebabkan lama sembuhnya penyakit mereka atau semakin parah sakit mereka.”

Balik ke imunisasi....

Imunisasi, adalah tabi'at dalam sistem imunitas tubuh manusia. Orang yang sudah pernah sakit campak, akan sulit terkena sakit campak lagi, karena imunitas campak tersebut sudah terbentuk. Jadi hal ini sangat ilmiah.

Seorang dokter atau perawat yang sering berhubungan dengan pasien, bisa memiliki imunitas terhadap beberapa penyakit (virus), karena interaksi dengan virus yang lemah, tubuh segera membangun imunitasnya (unsur Ig) hingga ia kebal dengan virus-virus tertentu.

Inilah dasar dari imunisasi. Jadi berbeda dengan tahnik, khitan, maupun pemberian herba.

Sampai dengan abad ke 20, pembunuh utama manusia adalah penyakit-penyakit infeksi. Namun kini penyakit-penyakit pembunuh utama adalah bukan penyakit infeksi, melainkan jantung koroner, kanker dll. Artinya imunisasi sudah terbukti bisa menurunkan bahkan menghilangkan penyakit infeksi. Cacar nanah sekarang tinggal cerita. Zaman saya kecil masih banyak orang yg mukanya bopeng karena cacar nanah. Kusta sudah sangat jarang ditemui, sedangkan dahulu wabah kusta sangat mengerikan. Polio pun semakin menyusut. Singkatnya manfaat imunisasi sudah terbukti bermanfaat bagi manusia.

Saya sudah membaca buku Ummu Salamah, “Vaksinasi, Dampak konspirasi dan solusi sehat ala Rasulullah SAW”. Namun sayapun membaca buku-buku lainnya. Saya juga berdiskusi dengan dokter muslim yang insya Allah ta'at kpd Allah dan Rasul-Nya. Saya pun bertanya kepada ahli farmasi. Semua saya lakukan semata-mata agar kita mendapatkan kebenaran, dan mampu bersifat adil. Ummu Salamah berkali-kali diajak berdialog, namun beliau selalu menghindar.

Tulisan-tulisan anti vaksin, banyak mengacu pada aplikasi pembuatan vaksin sebelum tahun 1960. Produsen vaksin sekarang sudah jauh berbeda. Dan sebagian besar vaksin sudah diproduksi oleh PT Biofarma, sebuah Badan Usaha Milik Negara, yang direksi, farmakolognya dan karyawannya sebagian besar juga muslim. Bahkan produk PT Biofarma diekspor ke berbagai negara di dunia.

Saya secara pribadi berpendapat, bahwa secara metodologi maupun aplikasi, tidak ada masalah dengan vaksin. Satu-satunya masalah dalam vaksin sekarang adalah aspek "KEHALALAN".

Jadi saya tidak mau vaksin, atau tidak memvaksin anak saya bukan karena menganggap vaksin berbahaya, atau bahkan konspirasi musuh-musuh Islam, namun semata-mata, karena saya tidak meyakini "Kehalalannya". Vaksin yang saya anggap halal baru 2 jenis vaksin meningitis buatan China dan Swiss (atau Swedia?) yang telah dinyatakan halal oleh MUI. Sisanya...? Belum ada. Dan ini tanggung jawab kita bersama.

Wallahu a'lam bis-shawab. Mohon maaf jika ada kata yang kurang berkenan.

On Jan 20, 2012, at 11:14 PM, nini.aslam@gmail.com wrote:

Imunisasi seorang anak muslim adalah adzan, I'komad, tahnik, aqikah khitan.
Inilah yang di anjurkan oleh Rasulullah, manusia yang seumur hidupnya hanya mengalami 2x sakit (di racun wanita yahudi saat perang khaibar saat menjelang wafat). Apabila vaksinasi/imunisasi yang ada sekarang ini baik, pasti pada zaman Rasulullah sudah ada bliau pun pasti menganjurkannya, karena sangat mudah bagi Allah mengadakan sesuatu yang tidak ada menjadi ada untuk makhluk terbaik-Nya (Rasulullah SAW), kita ini ummat Rasulullah manjadi ummat terbaik di akhir zaman ini, sudah pasti Allah pun memberikan yang terbaik. Mengenai vaksin/imunisasi, kita hanya perlu buka mata terima semua fakta yang ada. Apabila memang vaksinasi/imunisasi betul2 terbukti baik, pasti tidak akan ada prokontra seperti ini. Ini semua kehendak Allah yang ingin menunjukan yang baik itu baik, yang buruk itu buruk. Tinggal kita sendiri yang memilih. Bersyukur kepada Allah karena lewat pelatihan yang di adakan oleh HPA kita semua menjadi tersadarkan (walaupun belum semuanya sadar) tentang manfaat mudarat yang terkandung didalam vaksin/imunisasi.
»»  Baca Selengkapnya...
Next Prev home