Rabu, 18 April 2012

Pengobatan TBC dengan Herbal

TBC atau lebih dikenal olah masyarakat umum dengan istilah flek paru paru. Penyakit ini disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Kuman yang mempunyai ciri khusus dibandingkan dengan kuman yang lainnya. Bakteri ini berbentuk batang dan bersifat tahan asam sehingga dikenal juga sebagai Batang Tahan Asam (BTA). Bakteri ini pertama kali ditemukan oleh Robert Koch pada tanggal 24 Maret 1882, sehingga untuk mengenang jasanya bakteri tersebut diberi nama baksil Koch. Bahkan, penyakit TBC pada paru-paru kadang disebut sebagai Koch Pulmonum (KP). Maka dari itu pengobatannya pun juga khusus.

Pengobatan TBC dengan Herbal

Gejala penyakit TBC dapat dibagi menjadi gejala umum dan gejala khusus yang timbul sesuai dengan organ yang terlibat. Gambaran secara klinis tidak terlalu khas terutama pada kasus baru, sehingga cukup sulit untuk menegakkan diagnosa secara klinik.
Pengobatan TBC dengan Herbal
Gejala sistemik/umum
  • Demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam. Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul.
  • Penurunan nafsu makan dan berat badan.
  • Batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah).
  • Perasaan tidak enak (malaise), lemah.

Pengobatan TBC dengan Herbal

Gejala khusus
  • Tergantung dari organ tubuh mana yang terkena, bila terjadi sumbatan sebagian bronkus (saluran yang menuju ke paru-paru) akibat penekanan kelenjar getah bening yang membesar, akan menimbulkan suara “mengi”, suara nafas melemah yang disertai sesak.
  • Kalau ada cairan dirongga pleura (pembungkus paru-paru), dapat disertai dengan keluhan sakit dada.
  • Bila mengenai tulang, maka akan terjadi gejala seperti infeksi tulang yang pada suatu saat dapat membentuk saluran dan bermuara pada kulit di atasnya, pada muara ini akan keluar cairan nanah.
  • Pada anak-anak dapat mengenai otak (lapisan pembungkus otak) dan disebut sebagai meningitis (radang selaput otak), gejalanya adalah demam tinggi, adanya penurunan kesadaran dan kejang-kejang.
Pengobatan TBC dengan medis memerlukan waktu 6 bulan dan tidak boleh putus dalam meminum obat anti tuberculosis yang diberikan oleh dokter. Jika putus maka bisa mengulang dari awal lagi. Terkadang pengobatan penuh 6 bulan pun juga ada beberapa yang belum tuntas sehingga harus ditambah kembali menjadi 9 bulan pengobatan.
Pengobatan TBC dengan menggunakan regiman OAT (Obat Anti TB) beberapa kasus memberikan efek samping pada organ terutama organ hati dan organ ginjal. Hal ini biasanya ditandai dengan gejala mual, muntah, ulu hati terasa sakit dan terkadang penderita susah tidur dengan mulut terasa pahit.
Untuk itu seyogyanya kita bisa memberikan pengobatan TBC dengan menggunakan tanaman obat yang ada disekitar kita. Pengobatan dengan menggunakan herbal sangat banyak khasiat dan minim efek samping. Bahkan boleh dikatakan tidak berefek samping jika pemberian dan peresepannya tepat.
Saya akan sampaikan pengobatan TBC dengan pasien yang mengalami kekurangan Yin paru paru dan sudah kita laksanakan pengobatan dengan herbal dengan ijin Alloh mengalami kesembuhan.
Pengobatan TBC dengan Herbal
Bagaimana ciri-ciri TBC dengan Yin xu paru?
Gejala yang ada biasanya muncul batuk lebih dari 3 minggu, disertai dengan dahak , kadang kering , kadang ada dahak yang bercampur dengan darah. Pasien sering merasakan nafsu makan hilang, penurunan berat badan dan berkeringat pada malam hari. Dari pemeriksaan biasanya terlihat wajah yang merah muda, rasa panas didada, rasa panas ditelapak tangan dan kaki.
Pengobatan TBC dengan Herbal
Obat herbal apakah yang cocok untuk kasus ini?
Pengalaman menangani pasien beberapa herbal bisa digunakan secara bersamaan. Tetapi formula utama yang sering kami gunakan adalah dengan kombinasi: AKAR SRIGUNGGU san PATIKAN KEBO. tingal dikombinasikan dengan herbal yang lain sesuai dengan kebutuhan dan keluhan.
Misalnya:
  • jika disertai dengan nafsu makan yang menurun bisa ditambahkan TEMULAWAK atau TEMU IRENG
  • Jika disertai dengan peradangan pada tenggorok atau organ yang lain bisa ditambahkan dengan RUMPUT MUTIARA dan SAMBILOTO.
  • Jika disertai dengan kesemutan pada tangan dan kaki maka bisa ditamabhakan PEGAGAN dan SAMBUNG NYAWA
  • Jika disertai dengan buang air besar yang keras karena tubuh yang terlalu panas maka bisa ditamabhakan dengan DAUN UNGU dan KELEMBAK
  • Jika disertai dengan susah tidur maka bisa ditambahkan dengan BIJI PALA dan BEE POLLEN
  • Jika diserta dengan sesak nafas dengan penampakan wajah yang merah dan terus berkeringat bisa ditambahkan JOMBANG dan PEGAGAN
  • Jika disertai dengan energy yang lemah yang ditandai dengan wajah pucat, mual, tidak tahan dingin, ngos-ngosan/sesak nafas ketika jalan maka bisa ditambahkan dengan menggunkan herbal tonik Qi yaitu: Ren shen, Dang shen dan Huang qi.
  • Jika disertai dengan kurang darah maka ditambahkan KURMA, WORTEL dan SAMBANG DARAH
Pengobatan TBC dengan Herbal ini disesuaikan dengan gejala dan sindrom yang berbeda beda disetiap pasien. Maka yang paling utama adalah menemukan diagnosa sindrom didalam TCM dan dilakukan terapi dengan herbal baik herbal Indonesia maupun herbal cina.
Semoga bermanfaat……
Next Prev home