Sabtu, 21 Januari 2012

Asal Mula Chiropraksi

 Ditemukan pada 1895. Sejak dulu sebenarnya telah banyak orang yang  mengerti hubungan antara kesehatan dan kondisi tulang belakang. Banyak ahli filsafat yang memahami dan yang melakukan terapi penyembuhan dengan memanipulasi tulang belakang. Namun masih belum sempurna, hingga akhirnya Daniel David (D.D.) Palmer menemukan teknik koreksi tulang belakang yang lebih spesifik. D.D. Palmer lah yang mencetuskan filosofi chiropractic dan mengembangkan dasar dari profesi ini.


Teknik koreksi yg ia ciptakan disebut dengan "hand treatments."  Baru setelah itu ia sebut dengan chiropractic – dari bahasa Yunani, Chiro, yang artinya tangan.
Di tahun 1898, D.D. Palmer menerima murid pertamanya. Usaha D.D. Palmer mengembangkan chiropractic dilanjutkan dengan B.J. Palmer – anak dari D.D. Palmer.  Chiropractic terus berkembang hingga kini.

Chiropractic berasal dari bahasa YunaniCheir dan Practikos “ yang artinya dilakukan dengan tangan.
Terapy ini dikembangkan oleh Daniel Palmer dari Kanada sekitar abad ke 19. 


Teori Chiropraksi :

·         Otak manusia mengirim melalui sistem syaraf yang ada disepanjang energi keseluruh bagian tubuh, dalam perjalanannya ruas tulang belakang. Bila terjadi dislokasi vertebrae pada ruas tulang belakang dapat mengakibatkan blokade secara fisik yang dapat mengganggu trasmisi rangsangan syaraf.
·         Intervensi pada syaraf yang disebabkan oleh dislokasi tulang belakang ini disebut sublokasi,jika sublokasi disingkirkan , maka keseimbangan tulang belakang akan diperbaiki dan kerja syaraf akan kerbali normal.

Cara Kerja Chiropractic
Otak manusia mengirim energi keseluruh tubuh melalui sistem saraf di sepanjang tulang belakang,dislokasi tulang belakang bisa membentuk blokade secara fisik yang menganggu transmisi rangsangan saraf.
Intervensi pada saraf yang disebabkan oleh dislokasi pada tulang belakang ini disebut sublokasi (subluxation). Jika sublokasi disingkirkan , keseimbangan tulang belakang akan diperbaiki dan kerja syaraf kembali normal.

 Tulang belakang terdiri atas 24 buah tulang yang disebut vertebra yang membungkus dan melindungi korda spinalis atau spinal cord (5 tulang kelangkang dan 4 tulang tungging  tidak dilewati korda spinalis). Melalui celah-celah antara vertebra, keluar pasangan saraf yang mencapai keseluruh bagian tubuh termasuk otot, tulang, organ tubuh dan kelenjar.

3 Sistem saraf

v  Sistem saraf sentral/pusat, yang terdiri dari atas otak dan sumsum belakang atau korda spinalis.
v  Sistem saraf otonomik, yang mengontrol fungsi tubuh yang berjalan secara otomatis seperti kerja jantung, pencernaan dan enzim.
v  Sistem saraf periferal, yang menghubungkan  sistem saraf pusat keseluruh jaringan tubuh dan otot.
 



Perubahan ruas tulang belakang berdasarakan pertumbuhan
Ruas tulang belakang seorang bayi yang baru lahir sama seperti ikan atau binatang ampibi yang bentuknya mendekati garis lurus







Setelah bisa duduk, bagian bawah ruas tulang belakang lumbar membengkok membentuk radial lekukan seperti tulang belakang mamalia







Saat mulai merangkak, kepalanya akan menengadah keatas, maka ruas tulang belakang cervicnya akan membentuk radial lekukan kearah depan, berkembang menjadi ruas tulang belakang seperti binatang melata / reptile







Pada saat berdiri, agar suapaya dapat menyangga badannya, terjadinya lekukan pada ruas tulang belakang lumbar. Yang akhirnya terbentuklah lekukan fisiologis ruas tulang belakang manusia yang berbentuk “ S “








Hal – hal yang menyebabkan Membengkoknya Ruas tulang Belakang

     Duduk menyetir mobil/motor dengan dompet tebal di saku celana bagian belakang
     Menggendong anak dengan hanya bertumpu pada pinggul
     Kecelakaan kecil saat berolah raga
     Kebiasaan memungut/membungkuk tanpa menekuk lutut
     Posisi tidur dan bantal yang kurang baik
     Terjatuh/terkena benturan, dll

Diagnosa dengan rabaan jari di sepanjang tulang belakang bagian tengah dari atas kebawah
Gunakan jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis dengan meraba bagian tengah tulang belakang dari atas ke bawah, bila ada tonjolan tandaain dengan spidol atau yang lainnya, perhatikan dari belakang ( sambil berdiri ) sejajar apa tidak tonjolan tersebut. Kemudian tekan tonjolan tersebut dengan pelan dan lembut, bila di tekan terasa sakit, hal ini mengindikasikan ada kelainan di bagian tersebut

Hubungan antara ruas tulang belakang dengan terapy chiropractic
1.    Mata, telinga, peredaran darah
2.    Jantung, kerongkongan, dua belah tangan, mata, dan telinga
3.    Trachea, paru – paru, jantung, dua belah tangan
4.    Paru – paru, jantung, liver, lambung, mata
5.    Lambung, liver, adrenal, diapragma
6.    Ginjal, kantong kemih, liver, uterus
7.    Usus besar, kantong kemih, liver, lambung
8.    Organ ginetik
9.    Dua belah kaki, usus besar, kantong kemih, prostat
10. Kantong kemih, organ gynekolog, anus
KONTRADIKSI
  PASCA OPERASI BERAT
  HAMIL
  OSTEOPOROSIS
  PATAH TULANG

Bersambung……..
Next Prev home